Menghubungkan Nomor WhatsApp yang Sudah Ada
Kalau nomor WhatsApp Business Anda sudah aktif dipakai — baik di aplikasi WhatsApp Business biasa, atau sudah tersambung ke Cloud API lewat provider lain — Anda tidak perlu mulai dari nol. Ada dua jalur berbeda tergantung situasi Anda.
| Situasi Anda | Jalur yang dipakai |
|---|---|
| Nomor baru, belum pernah dipakai di WhatsApp | Onboarding biasa — "Connect new WhatsApp Business" |
| Nomor sudah aktif di aplikasi WhatsApp Business (HP), belum pernah ke Cloud API provider mana pun | Coexistence — tetap pakai app di HP + Axis Flow sekaligus |
| Nomor sudah tersambung ke Cloud API lewat provider/BSP lain, mau pindah ke Axis Flow | Migrasi provider — pakai tombol onboarding yang sama, Meta mendeteksi otomatis |
Klik "Connect existing Business App number" di Onboarding. Anda akan diminta memasukkan nomor telepon yang sedang aktif di aplikasi WhatsApp Business, lalu memindai kode QR atau menempelkan kode verifikasi yang muncul di app.
Setelah terhubung, kedua sisi tetap aktif: pesan yang dikirim/diterima lewat aplikasi HP maupun lewat Axis Flow saling tersinkron di riwayat percakapan yang sama.
- Kontak — semua nomor di address book WhatsApp Business Anda masuk ke Contacts.
- Riwayat chat — percakapan individu (bukan grup) dalam 180 hari terakhir, kalau Anda memilih untuk membagikannya saat proses konek. Kalau tidak dibagikan, riwayat tidak ikut — hanya pesan baru sesudah itu yang tersinkron.
- Pesan baru dari aplikasi HP — setelah tersambung, pesan yang Anda kirim manual lewat aplikasi WhatsApp Business tetap muncul di thread yang sama di Axis Flow secara real-time.
Proses ini hanya bisa berjalan satu kali per koneksi. Kalau gagal atau terputus di tengah jalan, satu-satunya cara mengulang adalah disconnect lalu menghubungkan ulang dari awal.
| Fitur di aplikasi WhatsApp Business | Status setelah Coexistence |
|---|---|
| Chat individu, kontak | Didukung penuh, sinkron dua arah |
| Grup chat | Tidak disinkronkan |
| Pesan sekali lihat, lokasi live, disappearing message | Dinonaktifkan otomatis |
| Broadcast list (di aplikasi HP) | Dinonaktifkan — dipindah ke fitur Broadcast Axis Flow |
| Katalog, status, business tools lain di app | Tidak berubah, tapi tidak ikut ke Cloud API |
| Linked devices (WhatsApp Web, dll.) | Terputus saat konek pertama kali — sambungkan ulang manual sesudahnya |
Nomor yang dipakai bersamaan di aplikasi HP dan Cloud API punya batas kecepatan kirim tetap 20 pesan/detik.
Kalau pelanggan ganti HP atau registrasi ulang aplikasi WhatsApp Business, sisi Cloud API otomatis terputus sementara (status nomor jadi disconnected, pengiriman pesan dari Axis Flow dijeda). Ini normal dan biasanya pulih sendiri dalam beberapa menit setelah mereka menyelesaikan registrasi ulang — Meta menampilkan opsi "sambungkan kembali" otomatis ke mereka, tanpa perlu mengulang proses Coexistence dari awal.
Kalau pelanggan sengaja memutus koneksi lewat menu Settings → Account → Business Platform → Disconnect Account di aplikasi HP mereka, koneksi tidak pulih otomatis — mereka harus mengulang proses Coexistence kalau ingin tersambung lagi.
Migrasi tidak butuh tombol khusus — pakai tombol "Connect new WhatsApp Business" yang sama di Onboarding. Meta mendeteksi otomatis bahwa nomor yang dimasukkan sudah aktif di Cloud API tempat lain, dan menjalankan proses migrasi di baliknya — bukan membuat akun baru dari nol.
Provider lama tidak perlu diputus lebih dulu.Prosesnya dipicu dari sisi Axis Flow — klien cukup jalankan Embedded Signup dengan nomor yang sama, tidak ada langkah "disconnect dari provider lama" yang eksplisit. Registrasi nomor ke sisi Axis Flow terjadi instan, jadi kirim/terima pesan biasa tidak ada downtime sama sekali selama proses ini — lihat "Apa yang terjadi otomatis" di bawah untuk bagian yang memang sempat terdampak sementara (pengiriman template).
- Meta Business Account milik klien berstatus terverifikasi
- WABA lama berstatus Approved
- Ada metode pembayaran valid terpasang di WABA lama (Payment Settings)
- Verifikasi dua langkah (two-step verification) di nomor tersebut dinonaktifkan — dilakukan lewat WhatsApp Manager, di bagian setelan nomor. Migrasi tidak bisa lanjut sebelum ini dimatikan.
- Tidak ada permintaan perubahan nama tampilan (display name) yang masih pending
- Kalau WABA lama mengaktifkan data localization, itu harus dinonaktifkan dulu lewat Meta sebelum migrasi bisa jalan — cek ini ke klien kalau mereka perusahaan besar/regulated (belum terverifikasi 100% ke dokumentasi resmi Meta, tapi kemungkinan besar berlaku — konfirmasi ke tim internal kalau muncul di kasus nyata).
- Nama tampilan, quality rating, dan limit pengiriman pindah apa adanya — tidak reset ke awal.
- Template yang disetujui & berkualitas baik otomatis digandakan ke WABA baru dengan status yang sama. Quality rating tiap template yang digandakan mulai dari Unknown selama 24 jam pertama sebelum dihitung ulang berdasarkan data pengiriman baru.
- Template yang tidak memenuhi syarat (status bukan Approved atau quality score bukan Green), atau kalau WABA baru sudah penuh kuota template-nya, tidak ikut digandakan — harus dibuat ulang dan diajukan approval dari awal.
- Pesan tetap bisa dikirim/diterima tanpa jeda selama proses migrasi — registrasi nomor terjadi instan. Hanya pengiriman template yang terdampak sementara sampai proses duplikasi template selesai.
- Billing terbagi di titik migrasi selesai: pesan yang terkirim sebelum migrasi selesai ditagih ke provider lama, pesan sesudahnya ditagih ke Axis Flow.
Setelah popup Embedded Signup selesai, lanjutkan ke Phone Numbers untuk menyelesaikan registrasi nomor — langkah yang sama seperti koneksi WhatsApp lainnya.